Mengenal sosok Hansamu Yama, Bek Tangguh

Timnas Indonesia punya seorang pemain bertahan yang tangguh. Selain mnejadi bek yang tangguh, Hansamu Yama Pranata juga dipercaya oleh Luis Milla untuk menjadi kapten untuk memimpin rekan-rekannya. Pada ajang Asian Games 2018. Lahir di Mojokerto, 16 Januari 1995, dirinya menjadi pemain yang makin tangguh semenjak kepulangnya dari Uruguay. Nah dibawah ini yuk mengenal sosok Hansamu Yama.

Berikut mengenal sosok Hansamu Yama

Mengenal-sosok-Hansamu-Yama,-Bek-Tangguh--1

Perjalanan karir

Hansamu Yama memulai karirnya di SSB Mojokerto Muda pada tahun 2012. Tak perlu waktu lama, Hansamu Yama bergabung bersama SAD Indonesia yang berlatih di Uruguay pada 2011. Kepulangnya dari Uruguay membuat Indra Safri tertarik untuk memasukan namanya di Timnas Indonesia U-19 pada 2013. Ketangguhnnya mengawal lini belakang membuat timnas Indonesia U-19 yang kala itu dipimpin oleh Evnas Dimas Darmono berhasil menjadi kampiun AFF U-19 2013.

Setelah itu, Hansamu berhasil memikat hari Alfred Riedl. Ia berhasil masuk skuad timnas senior yang bermain di ajang Piala AFF 2016. Meski gagal membawa timnas Indonesia menjadi juara, Hansamu Yama terpilih sebagai salah satu dari 10 pemain muda terbaik di Piala AFF 2016. Mengenal sosok Hansamu Yama

Emosional

Sebagai bek tangguh, Hansamu Yama dituntut untuk selalu berkontak fisik dengan lawan. Sayangnya, Hansamu belum mampu mengontrol emosinya dengan baik. Ia kerap kali terlibat konflik di atas lapangan. Pada laga melawan Hong Kong, entah disengaja atau tidak. Hansamu memukul wajah dari pemain bertahan Hongkong, Vasudva Nunez. Saat itu, Hansamu mencoba mencari posisi pada saat tendangan pojok. mengenal sosok Hansamu Yama. Saat mencari posisi, Hansamu dibayang-bayangi oleh Nunez. Hansamu lantas memukul wajah Nunez yang mengakibatkan bengkak dibawah mata Nunez. Akiabtnya, Hansamu dihadiahi kartu kuning oleh wasit.

Raja duel udara

Selain tangguh dalam bola-bola datar, Hansamu Yama juga punya catatan apik di duel udara. Hansamu Yama tercatat memenangkan 14 dari 17 due udara sepanjang 3 laga Asian Games 2018. Selain itu, Hansamu juga berperan atas gol ketifa Indonesia ke gawang Laos. Hansamu memberikan umpan kepada Ricky Fajrin yang berhasil dikonversi mennjadi gol. Atas catatan tersebut, Hansamu Yama semakin mendapat hati sang pelatih Luis Milla.

 

Add a Comment

Your email address will not be published.